Lirik Nyanyian Kidung Baru 137 Adakah Berat Beban Hidupmu
1. Adakah berat beban hidupmu?
Sampaikanlah kepada Tuhanmu;
gundah dan gelisahkah hatimu?
Sampaikan tanpa jemu.
Refrein:
Sampaikanlah kepada Tuhanmu,
Dia teman yang benar,
tiada yang sebanding dengan Yesus,
sampaikan, jangan gentar.
2. Adakah airmata tak tertahan?
Sampaikanlah kepada Tuhanmu;
adakah dosamu t’rus ‘kau simpan?
Sampaikan tanpa jemu.
3. Adakah cemas melanda kalbu?
Sampaikanlah kepada Tuhanmu;
bimbangkah ‘kau ‘kan hari depanmu?
Sampaikan tanpa jemu.
4. Risaukah ‘kau akan kematian?
Sampaikanlah kepada Tuhanmu;
kar’na Kristus, banyakkah keluhan?
Sampaikan tanpa jemu.
Sabtu, 30 Juli 2011
NKB. No.136 – Bisikkanlah T’rus Doamu Lyrics
Lirik Nyanyian Kidung Baru 136 Bisikkanlah T’rus Doamu
1. Bisikkanlah t’rus doamu
di pagi dan petang,
di malam pun jangan ragu;
hatimu ‘kan tenang.
2. Allah menjawab doamu
di pagi dan petang,
siang dan malam selalu;
hatimu ‘kan tenang.
3. Yesus kelak ‘kan kembali,
baik nantikanlah,
di pagi dan malam hari;
tekun berdoalah!
1. Bisikkanlah t’rus doamu
di pagi dan petang,
di malam pun jangan ragu;
hatimu ‘kan tenang.
2. Allah menjawab doamu
di pagi dan petang,
siang dan malam selalu;
hatimu ‘kan tenang.
3. Yesus kelak ‘kan kembali,
baik nantikanlah,
di pagi dan malam hari;
tekun berdoalah!
NKB. N0.135 – Bernyanyilah, Biduan Muda-Mudi Lyrics
Lirik Nyanyian Kidung Baru 135 Bernyanyilah, Biduan Muda-Mudi
1. Bernyanyilah, biduan muda-mudi,
Penciptamu hendaklah kamu puji.
Bernyanyilah, bernyanyilah!
2.Bergaunglah paduan suara kami
kepadaMu, ya Bapa yang sorgawi;
Engkau besar, termulia!
3.Penuh syukur ungkapan hati kami;
tembang mazmur selalu harus naik
dengan merdu ke takhtaMu.
4.Meski lemah syukur yang kami bawa,
betapa pun, Engkau sebagai Bapa
mau mendengar semuanya.
5. Dan akhirnya di Hari Kemudian
kepadaMu syukur serta pujian
sempurnalah selamanya!
1. Bernyanyilah, biduan muda-mudi,
Penciptamu hendaklah kamu puji.
Bernyanyilah, bernyanyilah!
2.Bergaunglah paduan suara kami
kepadaMu, ya Bapa yang sorgawi;
Engkau besar, termulia!
3.Penuh syukur ungkapan hati kami;
tembang mazmur selalu harus naik
dengan merdu ke takhtaMu.
4.Meski lemah syukur yang kami bawa,
betapa pun, Engkau sebagai Bapa
mau mendengar semuanya.
5. Dan akhirnya di Hari Kemudian
kepadaMu syukur serta pujian
sempurnalah selamanya!
NKB. N0.134 – T’rima Kasih, Ya Tuhanku Lyrics
Lirik Nyanyian Kidung Baru 134 T’rima Kasih, Ya Tuhanku
1. T’rima kasih ya Tuhanku,
atas hari pemberianMu.
hari baru limpah rahmat
dan dipenuhi oleh kasihMu
‘Kau curahkan pada umatMu,
‘Kau curahkan pada umatMu
2.T’rima kasih atas waktu
yang Dikau tawarkan padaku,
agar dalam masa muda
aku belajar tentang kasihMu,
yang besar dan mulia itu,
yang besar dan mulia itu.
3.‘Kan ‘ku pakai waktu itu
melakukan tanggung jawabku
dan menolong sesamaku
menurut Firman serta karyaMu,
kar’na itu makna kasihMu,
kar’na itu makna kasihMu.
4.Puji syukur ‘ku ucapkan
atas waktu yang ‘Kau ciptakan.
‘Ku taati, ‘ku hargai
di dalam kata dan perbuatanku,
agar nyata hidup beriman,
agar nyata hidup beriman.
1. T’rima kasih ya Tuhanku,
atas hari pemberianMu.
hari baru limpah rahmat
dan dipenuhi oleh kasihMu
‘Kau curahkan pada umatMu,
‘Kau curahkan pada umatMu
2.T’rima kasih atas waktu
yang Dikau tawarkan padaku,
agar dalam masa muda
aku belajar tentang kasihMu,
yang besar dan mulia itu,
yang besar dan mulia itu.
3.‘Kan ‘ku pakai waktu itu
melakukan tanggung jawabku
dan menolong sesamaku
menurut Firman serta karyaMu,
kar’na itu makna kasihMu,
kar’na itu makna kasihMu.
4.Puji syukur ‘ku ucapkan
atas waktu yang ‘Kau ciptakan.
‘Ku taati, ‘ku hargai
di dalam kata dan perbuatanku,
agar nyata hidup beriman,
agar nyata hidup beriman.
NKB. N0.133 – Syukur PadaMu, Ya Allah Lyrics
Lirik Nyanyian Kidung Baru 133 Syukur PadaMu, Ya Allah
1. Syukur padaMu, ya Allah, atas s’gala rahmatMu;
Syukur atas kecukupan dari kasihMu penuh.
Syukur atas pekerjaan, walau tubuhpun lemban;
Syukur atas kasih sayang dari sanak dan teman.
2.Syukur atas bunga mawar, harum, indah tak terp’ri.
Syukur atas awan hitam dan mentari berseri.
Syukur atas suka-duka yang ‘Kau b’ri tiap saat;
Dan FimanMulah pelita agar kami tak sesat
3.Syukur atas keluarga penuh kasih yang mesra;
Syukur atas perhimpunan yang memb’ri sejahtera.
Syukur atas kekuatan kala duka dan kesah;
Syukur atas pengharapan kini dan selamaNya!
1. Syukur padaMu, ya Allah, atas s’gala rahmatMu;
Syukur atas kecukupan dari kasihMu penuh.
Syukur atas pekerjaan, walau tubuhpun lemban;
Syukur atas kasih sayang dari sanak dan teman.
2.Syukur atas bunga mawar, harum, indah tak terp’ri.
Syukur atas awan hitam dan mentari berseri.
Syukur atas suka-duka yang ‘Kau b’ri tiap saat;
Dan FimanMulah pelita agar kami tak sesat
3.Syukur atas keluarga penuh kasih yang mesra;
Syukur atas perhimpunan yang memb’ri sejahtera.
Syukur atas kekuatan kala duka dan kesah;
Syukur atas pengharapan kini dan selamaNya!
NKB. N0.132 – Bersukacitalah, yang Khalis Hatinya Lyrics
Lirik Nyanyian Kidung Baru 132 Bersukacitalah, yang Khalis Hatinya
1. Bersukacitalah, yang khalis hatinya;
dan salib Kristus, rajamu, terus anjungkanlah!
Refrein:
Bersukalah, nyanyikan syukurmu!
2.Kaum muda dan werda, yang gagah dan lemah,
sorakkan bagi Allahmu pujian yang megah.
3.Seumur hidupmu, ke mana ‘kau pergi,
sepanjang pagi dan petang, baik suka pun pedih
4.Tetap bertahanlah, mantapkan langkahmu
bak laskar berperang terus, setia dan teguh.
1. Bersukacitalah, yang khalis hatinya;
dan salib Kristus, rajamu, terus anjungkanlah!
Refrein:
Bersukalah, nyanyikan syukurmu!
2.Kaum muda dan werda, yang gagah dan lemah,
sorakkan bagi Allahmu pujian yang megah.
3.Seumur hidupmu, ke mana ‘kau pergi,
sepanjang pagi dan petang, baik suka pun pedih
4.Tetap bertahanlah, mantapkan langkahmu
bak laskar berperang terus, setia dan teguh.
NKB. N0.131 – Tuhanku, Pimpinlah Lyrics
Lirik Nyanyian Kidung Baru 131 Tuhanku, Pimpinlah
1. Tuhanku, pimpinlah, tanganku peganglah;
‘ku letih, ‘ku lesu, ‘ku lemah.
Lewat malam gelap ke terang yang tetap,
Tuhanku, pimpinlah ke seb’rang.
2.Bila jalan berat, Tuhan, tinggal dekat;
bila ajalku t’lah menjelang.
Dengar ‘ku berseru: Peganglah tanganku,
Tuhanku, pimpinlah ke seb’rang.
1. Tuhanku, pimpinlah, tanganku peganglah;
‘ku letih, ‘ku lesu, ‘ku lemah.
Lewat malam gelap ke terang yang tetap,
Tuhanku, pimpinlah ke seb’rang.
2.Bila jalan berat, Tuhan, tinggal dekat;
bila ajalku t’lah menjelang.
Dengar ‘ku berseru: Peganglah tanganku,
Tuhanku, pimpinlah ke seb’rang.
Langganan:
Postingan (Atom)